Jumat, 26 Desember 2014

RFID

Radio Frequency Identification (RFID)
            RFID atau Radio Frequency Identification, adalah suatu metode yang mana bisa digunakan untuk menyimpan atau menerima data secara jarak jauh dengan menggunakan suatu piranti yang bernama RFID tag atau transponder. Suatu RFID tag adalah sebuah benda kecil, misalnya berupa stiker adesif, dan dapat ditempelkan pada suatu barang atau produk. RFID tag berisi antena yang memungkinkan mereka untuk menerima dan merespon terhadap suatu query yang dipancarkan oleh suatu RFID transceiver. Fungsi dari RFID yang nantinya akan di pasang pada kendaraan roda empat yang menggunakan bahan bakar subsidi yang berfungsi untuk menyimpan data mengenai identitas kendaraan secara detail sehingga dapat memonitoring penggunaan bbm pada setiap mobil yang telah terpasang perangkat ini. Dalam pelaksanannya RFID ini pemasangan tidak di pungut biaya alias GRATIS. Tinggal datang saja ke SPBU yang telah di tunjuk oleh Pertamina. Dalam pemasangannya ini di tunjuk PT Inti di tunjuk sebagai pelaksannya.
Pemasangan RFID ini di gunakan bukan untuk membatasi penggunaan BBM bersubsidi akan tetapi untuk memonitoring penggunaan bbm bersubsidi. Alat ini di pasang bukan hanya pada kendaraan pribadi saja tetapi pada kendaraan dinas dan semua kendaraan yang memasang alat ini., Dengan pemasangan RFID ini memudahkan pertamina bisa mendapatkan data secara real dan bisa di ketahui secara detail. RFID sudah semakin berkembang dan biasa disatukan dengan teknologi lainnya (biasa disebut teknologi hybrid RFID) untuk menghadirkan teknologi yang berguna bagi bisnis ataupun personal.

Di negara-negara maju Asia seperti Jepang, China dan Korea, RFID sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Korea menggunakan RFID untuk mengurangi kemacetan lalu-lintas dengan membatasi askes tiap penduduk ke jalan tertentu pada hari tertentu. Cina baru-baru ini telah mengeluarkan kartu tanda pengenal penduduk yang dilengkapi RFID, bahkan negara tetangga Malaysia telah lama menggunakan kartu "Touch n Go" yang digunakan sebagai sistem pembayaran di jalan tol.sebenarnya RFID sudah digunakan sejak lama di Indonesia. Banyak perusahaan telah menggunakan RFID untuk keperluan suply chain, dan absensi karyawan. Dari kabar yang penulis dapat dari rekan di Jogja, UGM telah menggunakan RFID untuk sistem peminjaman dan pengembalian buku di perpustakaan pusatnya.
Beberapa waktu yang lalu sempat gencar kabar penggunaan kartu tol elektronik, tetapi beritanya lebih banyak ke berita bisnis, yaitu "telah ada tiga Bank yang akan bekerjasama" dalam tender tersebut, sedangkan berita dari sisi teknologi tiket elektronik tersebut sama sekali tidak ada. Tahun lalu Telkomsel juga telah mengeluarkan layanan T-cash, sistem "e-wallet" dengan menggunakan telepon seluler, sehingga kita cukup mendekatkan telepon seluler kita ke terminal pembayaran untuk melakukan transaksi, tetapi belum diketahui lebih lanjut, apakah sistem ini menggunakan teknologi RFID atau tidak, karena kalau menggunakan RFID, maka telepon seluler yang digunakan haruslah memiliki kemampuan NFC (Near Field Communiation). Sistem e-wallet sedang menjadi tren besar di Jepang. RFID juga dapat digunakan untuk mengurangi korupsi, khususnya di pelabuhan-pelabuhan dan juga di berbagai tempat cek-in kendaraan yang mengharuskan pengelompokkan kendaraan yang berbeda biayanya untuk tiap jenis kendaraaan. Jika di sitem lama para penjaga pintu dapat mengkorupsi uang tiket dengan menagih pengendara truk dengan tarif truk, tetapi dia memasukkan ke sistemnya sebagai tarif mobil biasa, sehingga dia dapat mengambil sisa uangnya. Maka dengan RFID hal ini dapat dicegah.

Kesimpulan :
Dengan begitu, sebenarnya teknologi ini memiliki peluang perkembangan yang sangat besar di Indonesia, masih sedikitnya perusahaan pengembang RFID dan sumber daya manusia yang menguasai teknologi RFID haruslah dapat kita sikapi dengan cermat.

Sumber :
http://teknikinformatika-esti.blogspot.com/2012/01/pengertian-rfid-radio-frequency.html
http://www.kontraktorspbu.com/pengertian-dan-fungsi-rfid-pada-kendaraan/
http://www.forummikrotik.com/articles/3869-opini-peluang-rfid-di-indonesia.html





Senin, 03 November 2014

Teknologi Yang Terkait Interface Telematika

Fitur-fitur yang terkait dengan antarmuka telematika berikut penjelasannya :

1. Head Up Display System (HUD)

Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Awalnya HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, tetapi sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi-aplikasi lainnya.

Teknologi ini pada awalnya digunakan pada bidang militer saja, seperti penggunaan pada pesawat tempur.kini teknologi Head Up Display (HUD) juga diterapkan oleh industri otomotif di dunia, dan BMW menjadi pabrikan otomotif pertama yang meluncurkan produk massal dengan teknologi HUD di kaca depannya. Teknologi ini tak hanya memberi kenyamanan bagi pengemudi, melainkan juga keselamatan berkendara.
Pada saat mengemudi, seseorang dihadapkan pada banyak hal yang bisa berakibat pada berkurangnya perhatian terhadap situasi lalu-lintas. Umpamanya, pada saat memutar musik, mendengarkan radio, bercakap-cakap dengan penumpang, bahkan ketika pengemudi sekadar mengalihkan pandangannya ke arah dasbor. Perlu waktu satu detik bagi seorang pengemudi untuk melirik indikator kecepatan pada dasbor. Padahal dengan waktu satu detik pula, mobil pada kecepatan 50 kilometer per jam bisa meluncur sejauh 50 kaki.

Fakta lapangan seperti itulah yang mendasari industri otomotif terus berupaya meminimalkan resiko, dengan menciptakan sistem kontrol. Salah satunya, dengan Head-Up Display (HUD), yang memiliki prospek menjanjikan. Itu karena HUD mampu menampilkan informasi penting pada kaca depan, langsung pada area pandang pengemudi, hingga ia tak perlu lagi menunduk atau celingukan mengalihkan pandangannya dari jalan di depannya. Dengan memanfaatkan proyektor laser (laser projector), diharapkan kaca mobil depan nantinya bisa berfungsi sebagai layar monitor yang bisa menampilkan berbagai informasi berguna bagi pengendara.

Tidak sampai di situ, HUD juga diharapkan mampu menjadi alat bantu ketika mengemudi dalam kabut yang tebal atau kegelapan malam. Dengan tambahan beberapa sensor sonar dan kamera night vision, kaca depan mobil nantinya mampu menunjukkan area-area penting dari jalanan yang berada di depan mobil, seperti tepi jalan, rambu, dan objek yang melintas di depannya. Berikut merupakan contoh penggunaan HUD di masa depan.

2. Tangible User Interface

Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.

3. Computer Vision

Computer Vision merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang dapat melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.

Resume         : Interface telematika adalah atribut sensor dari pertemuan sistem jaringan komunikasi dan teknologi informasi yang berhubungan dengan pengoperasian oleh pengguna.


Sumber : 
http://samuel-idegue.blogspot.com/2014/11/teknologi-yang-terkait-interface.html
 http://zlatanabimovic.blogspot.com/2010/11/teknologi-yang-terkait-antarmuka.html
 http://heranapit.blogspot.com/2010/10/teknologi-yang-terkait-antar-muka.html


Macam-Macam Layanan Telematika

Jenis-jenis Layanan Telematika

Jenis-jenis layanan telematika itu dibagi menjadi:

1. Layanan Telematika di Bidang Informasi

Penggunaan telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat. Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun di desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra - sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk balai - balai informasi.
Contohnya: :
Weather, stock information   

2.Layanan Telematika di bidang Keamanan

Layanan telematika yang kedua adalah layanan keamanan. Layanan ini menyediakan fasilitas untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan tidak seharusnya.
Contohnya :
Emergency rescue with 911

3. Layanan Context Aware dan Event-Based

Dalam ilmu komputer dinyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness. Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh, ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan.
Contohnya :
Vehicle Diagnostic Service

4. Layanan Perbaikan Sumber

Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.
Contohnya :
Yellow pages service


Resume         :           Layanan Telematika terbagi atas layanan telematika di bidang informasi , layanan telematika di bidang kemanan , layanan telematika di bidang eventbased , dan layanan telematika di bidang perbaikan sumber. layanan telematika sendiri  merupakan layanan dial up ke internet maupun ke semua jenis jaringan yang didasarkan pada system telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika.



Sumber:
http://aangpaduraksa.blogspot.com/2013/12/jenis-jenis-layanan-telematika.html
http://bagasirawanganteng.blogspot.com/2012/12/layanan-telematika-teknologi-wireless_6.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika

Selasa, 23 September 2014

Pengertian Telematika

Kata TELEMATIKA, berasal dari istilah dalam bahasa Perancis "TELEMATIQUE" yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi.

            Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari "TELECOMMUNICATION and INFORMATICS" sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai "the new hybrid technology" yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah "konvergensi". Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

            Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau "the Net". Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

kesimpulan :Telematika populer karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah "konvergensi"

Rabu, 04 Juni 2014

Contoh Proposal

BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Informasi saat ini telah menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari , yang pada akhirnya menuntut setiap manusia untuk mengikuti arus perubahannya , tak terkecuali teknologi pada telepon seluler atau hp.saat ini fungsi sebuah telepon seluler tak lagi hanya menjadi sebuah alat untuk berkomunikasi dua arah , namun dapat digunakan juga untuk sekedar mendengarkan musik , berfoto , mendengarkan radio , mengakses internet dan masih banyak lagi yang lainnya . berdampingan dengan perkembangan jaman saat ini , semakin banyak saja yang dapat diusung dari sebuah ponsel.mulai dari fitur-fitur yang disajikan hingga program-program yang dapat digunakan untuk menambah daya tarik konsumen saat ini.
Saat ini mobile device sangatlah penting , banyak produk-produk smartphone yang menggunakan mobile device sebagai salah satu alat untuk menarik pelanggan.smartphone adalah jenis ponsel yang memiliki kemampuan komputasi yang lebih maju dan konektivitas dari dasar fitur telepon.sehingga dengan kata lain dapat dikatakan bahwa smartphone adalah telepon genggam yang terintegrasi dalam telepon cellular .hal ini karena smartphone menyediakan suatu platform yang dapat menjalankan sistem operasi perangkat lunak .
Sebagai pengembang aplikasi terdapat beberapa jenis platform yang dapat digunakan dalam sebuah smartphone diantaranya Symbian , Iphone , Windows Mobile , Blackberry , Java Mobile Edition , Limo dan Android.
Android merupakan salah satu platform yang sedang berkembang pesat saat ini.hal ini dikarenakan android dapat digunakan oleh mereka yang ingin mengembangkan atau menciptakan suatu aplikasi .
Kebutuhan aplikasi religius saat ini juga telah banyak dikembangkan.banyak aplikasi berbasis religius bermunculan pada platform android. Kumpulan huruf-huruf hijaiyah adalah huruf-huruf dalam al-quran yang selalu digunakan sehari-hari.
Namun terkadang kumpulan huruf-huruf hijaiyah yang terdapat dalam sebuah buku kurang efisien untuk digunakan pada era yang memiliki mobilitas tinggi seperti saat ini.permasalahan ini dapat dipermudah dengan diterapkannya kumpulan huruf-huruf hijaiyah dalam sebuah smartphone yang dapat dibawa kemanapun dan kapanpun.
Berdasarkan  permasalahan  inilah penulis mencoba untuk mengimplementasikan kumpulan huruf-huruf hijaiyah pada mobile device yang dapat digunakan oleh setiap individu..adapun  judul penulisan ilmiah ini adalah “Aplikasi Kumpulan Huruf-Huruf Hijaiyah Agama Islam Berbasis Android.”

1.2              Batasan Masalah
Di dalam penulisan ini , terdapat batasan yang penulis berikan untuk menghindari terjadinya penyimpangan dalam  pengetesan  aplikasi ini.penulis membatasi hanya pada pembahasan program  pengembangan  aplikasi Kumpulan Huruf-Huruf  Hijaiyah Agama Islam pada simulator Android Emulator 4.2 yang dapat  membantu  pengguna dalam data hanya bisa digunakan  untuk mencari huruf-huruf yang diinginkan. penulis hanya mencoba membuat aplikasi pada simulator androidnya saja.

1.3              Tujuan Penulisan
Tujuan dari pembuatan Penulisan Ilmiah ini adalah menerapkan hafalan Kumpulan Huruf-Huruf  Hijaiyah Agama Islam pada platform Android.dengan penerapan Kumpulan Huruf-Huruf Hijaiyah Agama Islam ini , diharapkan dapat mempermudah setiap individu khususnya anak-anak dalam menghafal huruf-huruf hijaiyah di dalam al-quran.





1.4              Metode Penulisan
Untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam penulisan serta pembuatan aplikasi ini penulis menggunakan metode penulisan sebagai berikut        :
·         Studi Pustaka
Metode ini penulis gunakan untuk memperoleh data-data yang diperlukan dengan membaca buku-buku , majalah-majalah , jurnal , dan artikel yang berhubungan dengan tugas yang dijalankan.
            Sedangkan spesifikasi dari hardware (perangkat keras) dan  software (perangkat lunak) yang digunakan untuk merancang aplikasi Kumpulan Huruf Hijaiyah Agama Islam ini adalah sebagai berikut :
1.      Hardware
a.       Micro Processor Intel Core I3.
b.      Harddisk sebagai tempat penyimpanan.
c.       Ram 2gb.
2.      Software
a.       Sistem Operasi Microsoft Windows 7.
b.      Java Development Kit 6 Update 16.
c.       Android SDK 4.2.
d.      ADT (Android Development Tools) 10.0.1.
e.       Eclipse Kepler.
·         Uji Program
Pada metode ini penulis melakukan uji coba program yang telah dibuat pada sebuah Android Emulator 4.2 untuk mengetahui hasil akhir program agar sesuai dengan penulisan







1.5              Sistematika Penulisan
Pada penulisan ini , penulis secara sistematik membagi menjadi beberapa bab , sebagai berikut :

BAB I                         PENDAHULUAN
Pada bab ini diuraikan secara umum mengenai Latar belakang Masalah , Batasan Masalah , Tujuan Penulisan , Metode penelitian , dan Sistematika Penulisan
            BAB II            LANDASAN TEORI
Pada bab ini berisi tentang teori-teori yang digunakan untuk mendukung Penulisan Ilmiah ini dalam pembuatan Kumpulan Huruf-Huruf Hijaiyah Dan Do’a-Do’a Sehari-Hari Agama Islam.
            BAB III          PEMBAHASAN MASALAH
Pada bab ini berisi tentang rancangan dan penjelasan implementasi dari aplikasi yang dibuat.
            BAB IV          PENUTUP
Berisi tentang kesimpulan dari hasil pengujian serta saran-saran untuk pengembangan lebih lanjut dari aplikasi yang telah dibuat







BAB II
LANDASAN TEORI

2.1       Android
Android adalah sebuah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.
Salah satu penyebab mengapa sistem operasi Android begitu gampangnya diterima pasar dan dengan begitu cepatnya menjadi "raja" adalah karena kelebihannya sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Hal tersebut mengakibatkan banyaknya pengembang software yang berbondong-bondong mengembangkan aplikasi berbasis Android. Hasilnya, sekarang ini bila dibandingkan dengan OS yang lainnya untuk perangkat smartphone dan PC tablet, Android memiliki dukungan aplikasi dan games yang
Tentu saja hal tersebut menyebabkan banyak pengembang piranti lunak yang berbondong-bondong mengembangkan aplikasinya yang berbasis Android, sehingga saat ini bila dibanding Os yang lain untuk perangkat handphone dan PC tablet, Android adalah yang mempunyai dukungan aplikasi dan game non berbayar terbanyak yang bisa diunduh oleh penggunanya melalui Google Play.
Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah diunduh dari Google Play.
Sistem operasi Android terus mengalami perkembangan semenjak resmi dirilis pada 9 Maret 2009. Berikut adalah urutan pembaruan Android dari waktu ke waktu :


Versi Beta : Dirilis 5 November 2007
·         Android 1.0 (API level 1) : Dirilis 23 September 2008
·         Android 1.1 (API level 2) : Dirilis 9 Februari 2009
·         Android 1.5 Cupcake (API level 3) : Dirilis 30 April 2009
·         Android 1.6 Donut (API level 4) : Dirilis 15 September 2009
·         Android 2.0 Eclair (API level 5) : Dirilis 26 Oktober 2009
·         Android 2.0.1 Eclair (API level 6) Dirilis 3 Desember 2009.
·         Android 2.1 Eclair (API level 7) Dirilis 12 Januari 2010
·         Android 2.2–2.2.3 Froyo (API level 8) Dirilis 20 Mei 2010, 18 Januari 2011, 22 Januari 2011, dan 21 November 2011
·         Android 2.3–2.3.2 Gingerbread (API level 9) Dirilis  6 Desember 2010, Desember 2010, dan Januari 2011
·         Android 2.3.3–2.3.7 Gingerbread (API level 10) Dirilis  9 Februari 2011, 28 April 2011, 25 Juli 2011, 2 September 2011, dan 21 September 2011
·         Android 3.0 Honeycomb (API level 11) Dirilis  22 Februari 2011
·         Android 3.1 Honeycomb (API level 12) Dirilis  10 Mei 2011
·         Android 3.2-3.2.6 Honeycomb (API level 13) Dirilis  15 Juli 2011, 20 September 2011, 30 Agustus 2011, December 2011, Januari 2012, Februari 2012
·         Android 4.0–4.0.2 Ice Cream Sandwich (API level 14) Dirilis 19 Oktober 2011, 21 Oktober 2011, 28 November 2011
·         Android 4.0.3–4.0.4 Ice Cream Sandwich (API level 15) Dirilis  16 Desember 2011, 29 Maret 2012
·         Android 4.1-4.1.2 Jelly Bean (API level 16)  Dirilis 9 Juli 2012, 23 Juli 2012, 9 Oktober 2012
·         Android 4.2-4.2.2 Jelly Bean (API level 17) Dirilis 13 November 2012, 27 November 2012, 11 Februari 2013
·         Android 4.3 Jelly Bean (API level 18) Dirilis  24 Juli 2013
·         Android 4.4 KitKat (API level 19) Dirilis 31 Oktober 2013

Daftar 10 aplikasi yang hanya terdapat di Android :

1.  DeskSMS
2.  WiFi Analyzer
3.  Weather Bomb
4.  Google Skymap
5.  BetterBatteryStats
6.  APP Lock
7.  SwiftKey 3
8.  Tasker
9.   Friday
10. Robin

              DAFTAR PUSTAKA


2.       Mulyadi, ST, Membuat Aplikasi untuk Android , Multimedia Center Publishing, Yogyakarta, 2010

Rabu, 30 April 2014

Penalaran induktif

BAHASA INDONESIA
PENALARAN INDUKTIF

Penalaran induktif adalah cara berpikir dengan menarik kesimpulan umum dari pengamatan atas gejala-gejala yang bersifat khusus. Misalnya pada pengamatan atas logam besi, alumunium, tembaga dan sebagainya. Jika dipanasi ternyata menunjukkan bertambah panjang. Dari sini dapat disimpulkan secara umum bahwa logam jika dipanaskan akan bertambah panjang. Biasanya penalaran induktif ini disusun berdasarkan pengetahuan yang dianut oleh penganut empirisme.
contoh penalaran induktif adalah : kerbau punya mata. anjing punya mata. kucing punya mata.setiap hewan punya mata penalaran. induktif membutuhkan banyak sampel untuk mempertinggi tingkat ketelitian premis yang diangkat. untuk itu penalaran induktif erat dengan pengumpulan data dan statistik.
Selanjutnya pengertian penalaran induktif menurut Tim Balai Pustaka (dalam Shofiah, 2007 :14) istilah penalaran mengandung tiga pengertian, diantaranya :
1. cara (hal) menggunakan nalar, pemikiran atau cara berfikir logis.
2. Hal mengembangkan atau mengendalikan sesuatu dengan nalar dan bukan dengan perasaan atau pengalaman.
3. Proses mental dalam mengembangkan atau mengendalikan pikiran dari beberapa fakta atau prinsip.
Penalaran induktif terbagi atas :
Induksi kuat:
Semua burung gagak yang kulihat berwarna hitam.
Induksi lemah:
Aku selalu menggantung gambar dengan paku.
Banyak denda mengebut diberikan pada remaja.

Penalaran induktif dimulai dengan pengamatan khusus yang diyakini sebagai model yang menunjukkan suatu kebenaran atau prinsip yang dianggap dapat berlaku secara umum.Salah satu jenis penalaran induktif yaitu :
·         Hubungan kausal
Hubungan kausal yaitu penalaran yang diperoleh dari gejala – gejala yang saling berhubungan.
Contoh :
Jika dipanaskan, tembaga memuai.
Jika dipanaskan emas memuai

·         Macam – macam hubungan kausal :
a. Sebab - akibat
Contoh :
Sejumlah pengusaha angkutan di Bantul terpaksa gulung tikar karena pendapatan yang mereka peroleh tidak bisa menutup biaya operasional. Minimnya pendapatan karena sebagian besar penumpang membayar ongkos dibawah ketentuan tarif yang sudah ditetapkan, akibat ketidakmampuan ekonomi. (Sumber : Kompas, 10 Mei 2008).
b. Akibat -sebab
Contoh :
Andi mendapat nilai yang memuaskan pada ujian semester kenaikan kelas. Dia mendapat rangking pertama di kelasnya. Hasil yang diperoleh Andi ini dia dapatkan karena belajar yang sangat tekun setiap harinya.
c. Akibat – akibat
Contoh :
Kemarin Lusi mengalami kecelakaan akibat menabrak pembatas jalan. Akibat dari kecelakaan tersebut dia mengalami patah kaki dan harus dirawat di rumah sakit.

Source : bachtiarseptiadi.blogspot.com/2012/12/penalaran-induktif.html

Kamis, 20 Maret 2014

Asal -Usul Bahasa Indonesia

ASAL – USUL BAHASA INDONESIA
A.    Tujuan Umum Belajar Bahasa Indonesia
Diajarkannya mata kuliah Bahasa Indonesia di berbagai universitas dan perguruan tinggi memiliki tujuan umum yang meliputi:

1. Menumbuhkan kesetiaan terhadap bahasa Indonesia, yang nantinya diharapkan dapat mendorong mahasiswa memelihara bahasa Indonesia.
2. Menumbuhkan kebanggan terhadap bahasa Indonesia, yang nantinya diharapkan mampu mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambing identitas bangsa.
3. Menumbuhkan dan memelihara kesadaran akan adanya norma bahasa Indonesia, yang nantinya diharapkan agar mahasiswa terdorong untuk menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku. 

B.     Tujuan Khusus Belajar Bahasa Indonesia

Selain tujuan umum, Mata kuliah Bahasa Indonesia ini juga memiliki tujuan khusus. Secara khusus mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa, calon sarjana, terampil dalam menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik apakah itu secara lisan, ataupun tertulis, sebagai pengungkapan gagasan ilmiah.

C.     Asal – Usul Bahasa Indonesia

Bahasa Melayu diketahui sebagai akar dari lingua franca Indonesia. Sutan Takdir Alisjahbana, dalam bukunya Sedjarah Bahasa Indonesia, mengutarakan bahasa Melayu memiliki kekuatan untuk merangkul kepentingan bersama sehingga untuk dipakai di Nusantara.

Menurut Alisjahbana, persebarannya juga luas karena bahasa Melayu dihidupi oleh para pelaut pengembara dan saudagar yang merantau ke mana-mana. "Bahasa itu adalah bahasa perhubungan yang berabad-abad tumbuh di kalangan penduduk Asia Selatan," tulisnya. Faktor lain bahasa Melayu adalah bahasa yang mudah dipelajari.

Pada era pemeritahan Belanda di Hindia, bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa resmi kedua dalam korespondensi dengan orang lokal . Persaingan antara bahasa Melayu dan bahasa Belanda pun semakin ketat. Gubernur Jenderal Roshussen mengusulkan bahasa melayu dijadikan sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah rakyat.

Meski demikian, ada pihak-pihak yang gigih menolak bahasa Melayu di Indonesia. Van der Chijs, seorang berkebangsaan Belanda, menyarankan supaya sekolah memfasilitasi ajaran bahasa Belanda. JH Abendanon yang saat itu Direktur Departemen Pengajaran, berhasil memasukkan bahasa Belanda ke dalam mata pelajaran wajib di sekolah rakyat dan sekolah pendidikan guru pada 1900.

Akhirnya persaingan bahasa ini nampak dimenangkan oleh bahasa Melayu. Bagaimanapun bahasa Belanda ternyata hanya dapat dikuasai oleh segelintir orang. Kemudian di Kongres Pemuda I tahun 1926, bahasa Melayu menjadi wacana untuk dikembangakan sebagai bahasa dan sastra Indonesia.

Pada Kongres Pemuda II 1928, diikrarkan bahasa persatuan Indonesia dalam Sumpah Pemuda. James Sneddon, penulis The Indonesia Language: Its History and Role in Modern Society terbitan UNSW Press, Australia mencatat pula kalau butir-butir Sumpah Pemuda tersebut merupakan bahasa Melayu Tinggi. Sneddon menganalisis dari penggunakan kata 'kami', 'putera', 'puteri', serta prefiks atau awalan men-.

20 Oktober 1942, didirikan Komisi Bahasa Indonesia yang bertugas menyusun tata bahasa normatif, menentukan kata-kata umum dan istilah modern. Pada 1966, selepas perpindahan kekuasaan ke tangan pemerintah Orde Baru, terbentuk Lembaga Bahasa dan Budaya di bawah naungan Departemen Pendidikan Kebudayaan. Lembaga ini berganti nama menjadi Lembaga Bahasa Nasional pada 1969, dan sekarang berkembang dengan nama yang dikenal, Pusat Bahasa Tanggung jawab kerja Pusat Bahasa antara lain meningkatkan mutu bahasa, sarana, serta kepedulian masyarakat terhadap bahasa.


Sumber            : www.google.com